Ransomware Virus komputer Yang Dapat Memeras Anda


ransomeware-virus-pemerasCarielmu. Kini telah lahir virus baru dengan nama Ransomware, virus ini berbeda dengan kebanyakan virus yang telah beredar, dimana virus selama ini merusak file-file penting anda, sedangkan Ransomeware mengunci file sehingga anda tidak bisa membukanya, apabila anda ingin membukanya maka harus membayar sebesar $300 untuk mendapatkan kunci agar file anda dapat terbuka. Karena sifatnya yang seperti itu maka Ransomware dinamakan sebagai virus pemeras atau dalam bahasa indonesianya tukang palak.

Ransomeware adalah hasil modifikasi dari virus yang dikenal dengan nama Cryptolocker. Cara kerja Cryptolocker menggunakan jaringan besar komputer yang berhasil dibajak yang disebut botnet, dan menyebarkannya ke komputer lainnya.Pada bulan Mei FBI dan perusahaan-perusahaan private security bekerjasama dalam mematikan perkembangan Cryptolocker dengan memutus komunikasi antara botnet dan komputer korban, dan telah menyita Cryptolocker server dan mematikannya. Akibat yang di timbulkan dari penyitaan server Cryptolocker banyak para korban virus yang tidak dapat membuka kembali file mereka, karena komputer mereka sudah tidak dapat terhubung lagi dengan server Cryptolocker. Pihak FBI dan perusahaan-perusahaan sekuriti pun tidak bisa melakukan apa-apa terhadap hal ini. Sehingga file korban hilang selamanya.

Menurut laporan seperti di kutip dari cnn virus Cryptolocker telah membajak lebih dari 400.00 file dan telah mengumpulkan sebanyak 4 juta dollar dari para korbannya yang kebanyakan berada di Amerika.

Tapi virus itu hanyalah permulaan karena virus ini akan menjadikan inspirasi/dasar bagi para pembuat virus jahat untuk menduplikasinya kembali, menurut pakar sekuriti di perusahaan Bitdefender, Bogdan Botezatu ” Yang perlu dilakukan para penyerang adalah cukup memodifikasi virus ini”. Para pelaku cukup merubah sedikit code virus kemudian membuat server baru dan menyembuyikannya di tempat yang berbeda dinegara-negara yang pemerintahnya lemah dalam urusan kejahatan cyber, maka lahirlah varian baru dari Cryptolocker salah satunya adalah Ransomeware sang virus pemeras.

Stephen Cobb, seorang peneliti keamanan senior di ESET. “Orang-orang jahat mengakui bahwa Ukraina atau Thailand, negara tanpa pemerintahan yang efektif pada saat ini, adalah tempat yang bagus untuk melakukan hal ini,” katanya. “Berurusan dengan masalah virus ini menjadi sebuah urasan geopolitik.”

Bagaimana yah dengan indonesia yang pemerintahannya lemah dalam hal hukum cyber, semoga saja komputer di Indonesia tidak di susupi oleh para penjahat dan membuat server ransomeware di sini, kalo itu terjadi gak bisa ane bayangkan deh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s